Operating System, Masalah “Kepercayaan”?

Sejak kapan anda mengenal komputer???

Ketika pertama kali anda mengenal komputer, apa yang anda lakukan? Mungkin ada sebagian dari rekan-rekan yang menggunakannya untuk mengetik, atau sekedar bermain game.

Saat ini komputer menjadi alat yang sangat praktis. Hampir setiap hari kita menggunakan komputer untuk mempermudah pekerjaan kita. Seperti mengetik menggunakan word processor, meng-edit photo menggunakan adobe, atau surfing menggunakan web browser seperti IE, chrome, atau firefox.

Namun tahukah anda bahwa kemudahan dalam menggunakan komputer yang anda rasakan merupakan sebuah “jasa” yang di berikan oleh Sistem Operasi.

Sistem Operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dan perangkat keras. Tanpa sistem operasi mustahil kita bisa menjalankan aplikasi-aplikasi yang tertera di atas. Sistem operasi merupakan salah satu dari komponen utama komputer. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan ‘hardware’ oleh beberapa program aplikasi serta para pengguna.

Apa sistem operasi yang anda miliki sekarang???

Pengalaman saya pribadi, OS (Operating System) yang pertama kali saya miliki dan gunakan adalah Ms. Windows. Bahkan sampai saya SMP, saya menganut persepsi yang salah, bahwa “Windows merupakan kesatuan dari komputer”. Semua komputer menggunakan Windows, dan Windows adalah satu-satu nya OS yang disediakan oleh produsen komputer.

Mungkin terdengar konyol, namun apa yang saya alami mungkin pernah anda alami pula. Saat ini kebanyakan dari pengguna komputer di Indonesia menggunakan Ms.Windows sebagai OS yang digunakan pada komputer pribadi mereka.

Ada beberapa Operating System yang banyak di gunakan oleh pengguna komputer saat ini, yaitu OS keluarga Microsoft seperti Windows yang paling banyak di gunakan, Linux, dan Mac OS. Berikut ini saya akan mencoba menjelaskan secara singkat tentang kelebihan dan kekurangan yang di miliki oleh masing-masing OS yang saya sebutkan di atas berdasarkan penganlaman pribadi saya.

A. MICROSOFT WINDOWS

Saya mengenal Windows sebagai operating system pertama dalam hidup saya. Ketika itu saya masih berumur 7 tahun dan di perkenalkan kepada komputer. Hal yang pertama kali saya lakukan ketika menggunakan Windows adalah bermain game “ski” dan “chips” yang pada saat ini sangat populer di kalangan anak-anak.

Ya, Windows adalah OS yang paling banyak di gunakan di kalangan pengguna komputer. Windows versi 1.0 di rilis pada tanggal 20 November 1985. Saat itu Windows.1.0 masih kekurangan banyak dalam fungsionalitas nya. Bisa di katakan bahwa OS versi 1.0 ini hanya memperluas kemampuan MS.DOS (OS milik microsoft sebelum Windows ) dengan tambahan antar muka grafis (Graphical Interface).

Setelah itu Microsoft menciptakan Ms Windows versi 2.x dan 2.1x, namun pada saat itu masih tidak terlalu populer di kalangan user komputer. Setalah Micorsoft merilis Windows 3.0 pada tahun 1990, popularitas Microsoft menanjak. Selain menambahkan fungsionalitas pada aplikasi-aplikasi ya. Windows 3.0 memiliki kemampuan untuk menjalankan aplikasi MS.DOS secara multitasking(aplikasi berjalan secara serentak).

Selanjutnya Microsoft meningkatkan kualitas Windows dan merilis versi-versi baru. Seperti Windows NT, Windows 95, Windows 98, Windows 2000, Windows ME (Millenium Edition), sampai Windows XP , Versi dari Windows Yang paling lama di pakai paling tidak sampai saat ini.

Windows XP (Mungkin sampai saat ini anda masih menggunakannya) menggunakan kernel dari windows NT 5.1. Versi dari Windows ini adalah OS yang paling lama di gunakan. Paling tidak dari kurung waktu 2001 sampai 2007 sebelum muncul Windows Vista. Saat itu tampilan antar muka XP memberikan kesan yang sangat baik dengan tema “luna” yang ia miliki dan background “bliss” yang menjadi setting-an default yang di berikan XP. XP mengalami perkembangan dari SP(Service Pack) 1 sampai SP 3. dan mengeluarkan beberapa versi seperti Windows XP Home Edition, XP Starter Edition, sampai XP 64-bit edition.

(gambar: interface windows xp)

Belum puas dengan kesuksesan Windows XP, pada tahun 2006, microsoft merilis Windows Vista. Windows Vista di rancang agar memiliki keamanan yang lebih di bandingkan windows XP. Dengan Fitur User Account Control (UAC) yang menggantikan Administrator by Default yang di terapkan di XP. Windows Vista juga memberikan tampilan yang lebih “indah” dengan tema Aero yang memukau. Namun, banyak yang berkomentar negatif tentang windows Vista. Hal ini di karenakan windows vista terasa “berat” bila di jalankan, sebab windows vista membutuhkan virtual memory yang cukup besar. Selain itu banyak dari pengguna XP yang tidak bisa menggunakan aplikasi nya di Vista karena masalah kompatibilitas.

(gambar: desktop Windows Vista)

1 tahun belakangan ini, Microsoft telah merilis Windows 7. Windows Vista pun perlahan-lahan di tinggalkan. Windows 7 memberikan vitur keamanan yang benar-benar ketat, konsumsi CPU, HD, dan memory jauh lebih sedikit, proses boot dan shutdown jauh lebih cepat di bandingkan Vista, dan lebih dari itu, antar muka yang memukau di berikan oleh Windows 7 yang menonjolkan grafik 3D nya.

(gambar: tampilan desktop Windows 7)

OS keluaran Microsoft memang sangat umum di gunakan oleh pengguna komputer, khususnya di indonesia ini. OS keluaran Microsoft terkesan User Friendly, selain itu aplikasi yang tersedia untuk Windows jauh lebih banyak di bandingkan OS lain. Bagi anda yang gemar bermain game, tentu saja Windows merupakan platform OS yang paling “compatible” dengan game-game yang tersedia.

Kekurangan yang diberikan Windows memang terkesan relatif. Yang pertama adalah harga nya yang cukup mahal, selain itu banyak virus yang berjalan di Windows, dan versi yang terlalu banyak membuat kita harus merogoh “kocek” yang lebih untuk membeli versi yang terbaru.

Jika anda “melek” dalam dunia IT, mungkin anda bisa menilai secara subjektif perjalan yang di lakukan oleh Microsoft Corporation. Namun terlepas dari itu windows adalah Operating System yang sangat banyak di gunakan oleh Computer User di dunia ini.

B. LINUX OPERATING SYSTEM

Untuk anda yang ingin menggunakan operating system tanpa harus membeli license nya, maka LINUX adalah pilihan yang tepat.

Linux  adalah operating system yang bersifat open source. Apa open source itu???

Secara sederhana open source berarti program, software atau aplikasi yang bersifat gratis berikut dengan kode-kode bahasa pemprograman yang boleh di gunakan dan di modifikasi oleh siapa saja. Hal ini lah yang menyebabkan banyak sekali macam dari versi nya, disebabkan oleh kode-kode pemprograman dari Linux bersifat terbuka dan bisa di modifikasi oleh siapa saja, dan siapa saja boleh mendistribusikan OS ini.

Alhasil, karena bersifat open source, Linux banyak sekali memiliki versi. Versi-versi dalam Linux disebut “Distro”. Mulai dari Ubuntu, Kubuntu, Fedora, Mandriva, Backtrack, dan lain-lain.

Nama Linux berasal dari nama penciptanya, Linus Torvalds pada tahun 1991. Peralatan sistem dan pustankanya pada umumnya berasal dari sistem operasi GNU. Kontribusi GNU inilah yang menjadi dasar munculnya nama GNU/LINUX.

Untuk melihat perkembangan Linux beserta distro nya bisa di lihat disini.
Perkembangan Distro Linux dari Waktu ke Waktu

Perkembangan distro Linux meningkat dari waktu ke waktu. Ada banyak distro Liux yang tersebar, berikut adalah:

1. Red Hat

Red Hat adalah distro yang tergolong paling awal, serta penggunaan dan penginstalan nya cukup mudah, cukup banyak pengguna Linux di Indonesia yang menggunaka Red Hat. contoh: Fedora, Vixta, Momonga, dll.

2. Debian

Distribusi ini tergolong stabil, meski harus mengorbankan kemudahan dan kemutakhiran di dalamnya. Ubuntu merupakan turunan dari Debian yang banyak di gunakan saat ini.

3. Slackware

Jika anda seorang newbie dalam Linux, mungkin anda kurang cocok jika menggunakan Slackware. Slackware merupakan Linux tingkat advance dimana kestabilan, kernel, library maupun aplikasi nya sudah teruji. Slackware menggunakan libc5 dalam library/binary nya. Dark Star, GoblinX, Slackintosh merupakan turunan dari Slackware.

4. Suse

Distribusi dari YaST(Yet Another Set Up Tools), dan merupakan Linux pertama yang instalasinya menggunakan bahasa Indonesia.

5. Mandrake

Mandrake merupakan turunan dari Red Hat yang di optimalisasikan untuk Pentium. Saat ini Mandrake berkembang menjadi Mandriva dengan antar muka yang sangat menarik.

Masih banyak macam-macam distro Linux. Seperti yang sudah saya katakan, anda bisa mengubah source code yang ada, dan memodifikasinya.

Gambar diatas adalah tampilan desktop UGOS, salah satu distro Linux yang di kembangkan oleh Universitas Gadjah Mada.

Jika anda pertama kali menggunakan nya, mungkin anda akan merasa sedikit bingung, sebab pada dasarnya ada sedikit perbedaan antar muka yang berbeda dengan OS seperti Windows.

Memang tidak dapat di pungkiri bahwa mengoperasikan Linux tidak semudah menggunakan Windows. Terkadang kita perlu mengoperasikan nya menggunakan sebuah fitur yang di sebut “Terminal”. Terminal adalah CLI (Command Line Interface) yang dimiliki oleh Linux (seperti Command Prompt pada Windows). Contoh dari operasi yang dikenal oleh terminal Linux antara Lain:

  • su : perintah masuk untuk menjadi root (user tertinggi).
  • cd : digunakan untuk mengubah / pindah ke direktori lain.
  • ls : menampilkan isi/content dari sebuah direktori
  • chmod : mengubah hak akses.
  • mount , fdisk, iwlist dan masih banyak lagi. untuk melihat command line pada Linux klik disini:

Linux Basic Command Line
Namun pada versi distro Linux yang terbaru, contohnya pada Ubuntu 10, user lebih di permudah mengoperasikan menggunakan GUI. Hal ini mempermudah user untuk menggunakannya.

Karena Linux bersifat open source, maka sudah pasti software yang dapat di gunakan di dalamnya bersifat open source pula. Hal ini menjadi kekuatan sekaligus kelemahan terbesar pada Linux, sebab karena alasan inilah software di Linux tidak seberagam dan sebanyak software di Windows.

Namun secara garis besar, Linux memiliki banyak software yang mungkin anda kenal, seperti firefox, thunder bird, atau Open Office.

Disamping itu, Linux memiliki banyak kelebihan, antara lain sistem keamanan nya yang kuat dan sangat kuat terhadap Virus, hal ini di karenakan Linux masih “kurang” umum di gunakan oleh pengguna komputer, sehingga belum banyak virus yang di ciptakan untuk Linux. Bisa dikatakan bahwa tanpa antivirus pun, Linux sudah cukup aman.

Linux menjadi alternatif bagi anda yang menginginkan OS berkualitas namun bisa didapatkan dengan gratis. Selain itu, Aplikasi yang dapat di jalankan di Linux sudah bertambah banyak. Anda bisa menemukan aplikasi atau software pengganti yang tersedia di Windows namun tidak di Linux. Seperti mengganti Ms Office dengan Open Office, Winamp dengan Vlc Player, Internet Explorer dengan Firefox atau Google Chrome.

Jika Anda Tertarik menggunakan Linux, anda bisa memesan atau mendownload versi terbarunya pada link di bawah ini.


C. MAC OS

Mac OS  adalah OS yang di kelaurkan oleh Apple Inc untuk sistem komputer Machintos. Mac OS di populerkan oleh Graphical User Interface nya yang interaktif dan menarik. Tidak seperti Linux, Mac OS bukan lah open source dan hanya bisa berjalan pada komputer berarsitektur Apple.Mac OS di bagi dalam dua kategori, yang pertama adalah Mac OS klasik Sistem yang di keluarkan Apple pada tahun 1984 sampai versi Mac Os 9. Dan Mac OS X yang menjadi versi yang terbaru. Mac OS X memaukan unsur BSD Unix, Open Step dan Mac OS 9.  Berikut adalah contoh versi dari Mac OS X.

1. Mac OS X 10.4 “Tiger”

Salah satu versi dari Mac OS adalah Mac OS X 10.4 “Tiger”yang di rilis pada tahun 2005. Tiger mencapai penjualan 2 miliar keping DVD pada 6 bulan pertama penjualan nya, dan membuat Tiger sebagai OS tersukses yang pernah dirilis oleh Apple Inc.

Versi Tiger ini memiliki beberapa vitur baru seperti “Spotlight”, yaitu sistem pencarian yang lebih cepat. Selain itu Tiger juga menyediakan versi baru dari web browser Safari, dan tema ‘Undefied’. Pada versi ini Mac meningkatkan support untuk 64 bit address pada Power Mac G5s.

Perlu di ketahui bahwa Tiger adalah OS pertama yang di rilis oleh Apple yang dapat berjalan pada komputer berarsitek Mac-Intel (processor x86). Selain itu Tiger juga menyediakan iChat AV 3.0 baru yang mendukung sampai 4 partisipan dalam konferensi audio. iChat AV juga mendukung komunikasi menggunakan Jabber protokol.

2. MAC OS X 10.5 “Leopard”

Leopard merupakan versi terbaru dari versi Tiger. Versi ini merupakan salah satu veris yang di rilis oleh Apple secara besar-besaran. Leopard yang di rilis pada tangal 26 Oktober 2007 ini tersedia dalam 2 jenis, versi Desktop dan versi server, Mac OS X Server.

Leopard memiliki banyak fitur baru. Lebih dari 300 fitur di rilis oleh Leopard pada tahun itu. Automator pada Leopard  memiliki peningkatan pada kerjanya seperti dengan cepat dapat membuat atau mengedit workflows baru dengan perbaikan dari antarmukanya.

Selain itu, Back My Mac merupakan fitur untuk pengguna Mobile Me yang memungkinkan user untuk mengakses PC mereka dari jarak jauh menggunakan internet. Leopard juga menampilkan desktop baru dengan 3-Dock yang didesain ulang .

Masih banyak lagi fitur-fitur baru yang di berikan oleh Leopard seperti iChat, iCall, PodCast Capture, Dictionary dan Lain-Lain

Ada beberapa kelebihan yang di miliki mac OS, antara lain:

1). Mac OS Tidak Mudah Terkena Virus

Mac di rancang dengan security oriented sehingga Mac akan tahan dari   serangan malware ataupun virus.

2). High Performance

Pada Mac OS X dengan processor Intel terbaru, Mac bisa process dengan performa yang menakjubkan

3). User Friendly

Dengan GUI yang menarik, Mac OS menjadi incaran para graphic designer dan untuk mereka yang baru mempelajari komputer.

Namun, disamping itu ada beberapa kelemahan yang di miliki oleh Mac, antara lain:

1). MAC OS tidak bisa di gunakan di sembarang komputer. MAC tidak memberi lisensi perusahan komputer lain untuk bisa menjadi platform untuk MAC OS. Dengan kata lain untuk menggunakan MAC OS, maka anda harus membeli komputer buatan Apple.

2). Software di Mac tidak selengkap di Windows. Hal ini disebabkan dominasi yang sangat tinggi oleh pengguna Windows.

3). Harga nya “relatif” lebih mahal dari Os lainnya. Mungkin tidak bisa di bandingkan dengan Linux yang gratis, namun di bandingkan Windows, Mac lebih mahal. Hal ini disebabkan kita harus membeli komputer buatan Apple jika ingin menggunakan Mac OS.

WINDOWS, MAC, atau LINUX???


Persaingan antara OS di dunia teknologi informasi bisa diibaratkan seperti perang untuk mendominasi ‘paham’ dan pengikut.

Banyak sekali Computer Expert yang memegang teguh satu ‘paham’ dan anti untuk menggunakan OS yang di bencinya.

Saya pribadi  menggunakan dual boot OS, Linux dan Windows pada PC dan notebook saya. Saya memilih Linux karena tampilan GUI nya yang ‘menyegarkan’ mata. Selain itu fitur-fitur nya yang menarik cukup memanjakan saya. Aplikasi yang disediakan juga gratis sehingga saya tidak di pusingkan oleh license atau biaya-biaya tambahan. Proses penggunaan terminal nya pun cukup mudah untuk di pelajari, meski pada awalnya terlihat rumit.

Selain itu saya juga menggunakan Windows. Windows memiliki banyak software aplikasi di dalamnya yang sudah familiar untuk saya. Selain itu, untuk masalah Gaming, Windows adalah “rumah” untuk software-software game yang berkualitas.

Saya pribadi belum pernah memiliki Mac OS. Selain karena harganya yang terlalu mahal ‘untuk kantong saya’, menurut saya performa Mac OS tidak terlalu jauh dari Linux. Contohnya, dengan menggunakan Aplikasi ‘Cairo Dock’ pada Linux, kita bisa menjadikan desktop Linux milik saya seperti tampilan Linux. Lagi pula untuk desain grafis pun, saya lebih senang menggunakan Software Aplikasi milik Windows.

Namun sebagai pengguna komputer yang cerdas, kita harus tahu bagaimana cara menggunakan serta memanfaatkan OS, maupun software aplikasi secara cerdas. Karena pada dasarnya OS di ciptakan untuk mempermudah user menggunakan komputer, jadi untuk masalah penggunaan OS, pilihlah sesuai selera masing-masing. Secara positif, kita bisa menggunakan sedemikian banyak OS yang ada di dunia ini untuk saling menutupi kekurangannya dan mempermudah kerja kita. 🙂

sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Windows
http://en.wikipedia.org/wiki/Linux
http://www.veecaem.co.cc/2010/04/kelebihan-dan-kekurangan-mac-os.html
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/ed/LinuxDistroTimeline.png

Leave a comment

Your comment